Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatatkan pertumbuhan positif pada angkutan penumpang di awal tahun 2026. Sepanjang Januari 2026, KAI Daop 7 Madiun melayani total 411.893 penumpang di seluruh wilayah operasionalnya.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 211.588 penumpang tercatat berangkat, sementara 200.305 penumpang lainnya merupakan penumpang tiba atau turun di berbagai stasiun Daop 7 Madiun.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan jumlah penumpang berangkat pada Januari 2026 mengalami kenaikan 0,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Januari 2025, jumlah penumpang berangkat tercatat sebanyak 210.776 orang.
“Capaian ini menunjukkan adanya tren positif minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api, khususnya di wilayah Daop 7 Madiun,” kata Tohari dalam keterangannya, Selasa (2/2/2026).
Menurut Tohari, pertumbuhan jumlah penumpang tersebut didorong oleh sejumlah faktor, di antaranya meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode libur nasional, seperti libur Natal dan Tahun Baru, libur sekolah, serta long weekend peringatan Isra Miraj.
Selain itu, faktor keamanan dan kenyamanan perjalanan juga menjadi alasan utama masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi. KAI, lanjutnya, terus menjaga standar pelayanan, termasuk ketepatan waktu perjalanan dan peningkatan fasilitas.
“Modernisasi sarana dan prasarana stasiun maupun armada kereta api terus kami lakukan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan,” ujarnya.
Saat ini, Daop 7 Madiun melayani 60 perjalanan kereta api, baik kereta dengan keberangkatan awal dari wilayah Daop 7 maupun kereta yang melintas, sehingga memberikan beragam pilihan jadwal bagi masyarakat.
Tohari menegaskan, KAI Daop 7 Madiun akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan demi menjaga kepercayaan pelanggan.
“Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama kami. Capaian di awal tahun ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan layanan yang andal dan berkelanjutan,” kata dia.
Ke depan, KAI Daop 7 Madiun berharap kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk mendukung mobilitas di sektor bisnis, pendidikan, maupun pariwisata.














