Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyalurkan santunan kepada 1.241 anak yatim dalam kegiatan yang digelar di Halaman Balai Kota Kediri, Kamis (11/12/2025). Suasana acara berlangsung hangat. Anak-anak yang hadir tampak ceria mengikuti serangkaian hiburan seperti dongeng dan pertunjukan sulap yang disediakan panitia.
Dalam sambutannya, Vinanda Prameswati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menilai kolaborasi berbagai unsur menjadi bagian penting dalam memastikan perhatian pemerintah terhadap anak yatim dapat berjalan berkelanjutan.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyiapkan acara ini. Mulai dari panitia, OPD terkait, para relawan, hingga para donatur yang selama ini terus membersamai pemerintah dalam memperhatikan anak-anak yatim di kota kita,” ujarnya.
Wali kota yang akrab disapa Mbak Wali itu menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Pemerintah Kota Kediri untuk menghadirkan kehadiran nyata bagi seluruh anak yatim. Ia menjelaskan, pemerintah ingin memastikan semua anak—apa pun latar belakangnya—memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dalam lingkungan aman dan penuh perhatian.
Menurutnya, berbagai program telah disiapkan sebagai bentuk keberlanjutan upaya pemenuhan hak anak di Kota Kediri. Program tersebut meliputi bantuan sosial, pendampingan sosial anak, rehabilitasi sosial, Temu Penguatan Anak dan Keluarga (TEPAK), penanganan anak terlantar, hingga perlindungan jaminan sosial. Semua ini, kata Mbak Wali, merupakan bagian dari visi mewujudkan Kota Kediri Mapan, yakni kota yang maju, berkarakter, dan penuh kebermanfaatan bagi warganya.
Di hadapan anak-anak yang hadir, Wali Kota Vinanda juga memberikan pesan agar mereka terus bersemangat meraih masa depan. Ia menekankan bahwa setiap anak memiliki potensi besar yang perlu terus diasah.
“Kalian semua adalah anak yang kuat, hebat, dan penuh potensi. Jangan pernah merasa sendiri. Kami semua—pemerintah daerah, guru, dan masyarakat—siap mendampingi kalian. Teruslah belajar dan berani memiliki cita-cita besar,” katanya.
Mbak Wali juga mengimbau agar santunan yang diterima dimanfaatkan secara bijak, baik untuk kebutuhan sekolah maupun kebutuhan harian yang bermanfaat. Ia menyampaikan terima kasih kepada para pendamping dan pengasuh yang selama ini memastikan anak-anak yatim mendapat kasih sayang serta perlindungan yang memadai.
Pemerintah Kota Kediri, lanjutnya, akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan perlindungan anak, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan. Ia berharap ekosistem Kota Kediri semakin ramah anak dan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.
“Mari kita bergandeng tangan menumbuhkan ekosistem Kota Kediri yang aman dan berpihak pada kepentingan terbaik bagi tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Imam Muttakin menjelaskan bahwa anak yatim penerima santunan merupakan mereka yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 5, serta berusia di bawah 18 tahun. Anggaran santunan tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025.
Acara penyaluran santunan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Qowimuddin, Ketua DPRD Kota Kediri Firdaus, perwakilan Forkopimda, Asisten Administrasi Umum Bagus Alit, pimpinan Bank Jatim Cabang Kediri Slamet Masduki, staf ahli, kepala OPD, perwakilan PT Gudang Garam, serta tamu undangan lainnya.
















