Blitar – Pemerintah Kota Blitar menggelar Sarasehan Smart City sebagai ruang kolaborasi untuk memperkuat tata kelola kota yang cerdas, responsif, dan berbasis teknologi. Kegiatan berlangsung di Ruang ISC Diskominfotik Kota Blitar, Rabu (19/11).
Walikota Blitar, Mas Ibin, menyampaikan bahwa pengembangan konsep smart city merupakan langkah strategis untuk memaksimalkan potensi daerah melalui pemanfaatan teknologi informasi. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan publik, mendorong pembangunan berkelanjutan, serta menciptakan ekosistem inovasi yang melibatkan masyarakat.
Dalam paparannya, Mas Ibin menegaskan adanya enam elemen penting yang menjadi fondasi utama penguatan Smart City di Kota Blitar. Enam elemen tersebut meliputi Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society, dan Smart Environment.
“Pemerintah Kota Blitar berkomitmen mempercepat transformasi digital agar layanan kepada masyarakat dapat disajikan lebih cepat, mudah, dan terintegrasi,” ujarnya.
Melalui sarasehan ini, Pemkot Blitar berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berkontribusi dalam mewujudkan kota yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat masa kini.
















