Rabu, Oktober 21, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

DPR RI Komisi VIII Soroti Peralatan BPBD Kediri yang Menua, Gus An’im Dorong Pelatihan Santri

redaksi by redaksi
20/10/2026
in Peristiwa
0

Kediri, Kabarutama – Santri tak cukup hanya dibekali ilmu agama. Mereka juga perlu memiliki kemampuan menghadapi situasi darurat dan membantu masyarakat saat bencana melanda. Pesan itu ditegaskan anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB, KH An’im Falachuddin Mahrus, dalam kegiatan Sosialisasi Relawan & Santri Peduli Bencana di Ruang Joyoboyo, Kota Kediri, Selasa (20/10/2026).

Baca Juga :

Bukan Cuma Berdakwah! Santri di Kediri Dibekali Ilmu Hadapi Ancaman Bencana

Kapolres Kediri Kota Sidak 3 SPBU Ada BBM Kosong, Ini Hasil Pemeriksaannya

Dalam kegiatan yang melibatkan Pemerintah Kota Kediri dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut, KH An’im Falachuddin Mahrus, M.Pd., (Gus An’im) selaku anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri menekankan pentingnya tindak lanjut berupa pelatihan praktis. Menurutnya, santri dan masyarakat perlu memahami langkah penyelamatan diri hingga pertolongan pertama ketika bencana terjadi.

Tak hanya soal kesiapan sumber daya manusia, Gus An’im juga menyoroti kebutuhan peremajaan peralatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri yang disebut sudah berusia tua.

Bagi Gus An’im, edukasi kebencanaan tidak boleh berhenti pada penyampaian materi. Pengetahuan yang diperoleh peserta perlu diperkuat dengan latihan agar mereka mengetahui tindakan yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat.

Santri diharapkan tidak sekadar menjadi peserta sosialisasi, tetapi juga dapat mengambil peran dalam gerakan kerelawanan. Dengan pembekalan yang sesuai, mereka berpotensi membantu masyarakat melakukan langkah awal penanganan bencana, termasuk memberikan pertolongan pertama sesuai kemampuan dan pelatihan yang dimiliki.

Keterlibatan santri tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan berbasis masyarakat. Namun, kemampuan relawan tetap perlu disesuaikan dengan kompetensi, prosedur keselamatan, dan koordinasi bersama petugas berwenang.

Selain mendorong peningkatan kapasitas relawan, Gus An’im turut menyoroti kebutuhan sarana dan prasarana penanggulangan bencana di Kota Kediri.

Sejumlah peralatan BPBD disebut sudah berusia tua sehingga memerlukan peremajaan. Kondisi ini menjadi perhatian karena kesiapan menghadapi bencana tidak hanya bergantung pada personel, tetapi juga pada ketersediaan peralatan yang memadai.

Gus An’im menilai dukungan anggaran diperlukan agar kebutuhan penanggulangan bencana di daerah dapat dipenuhi secara bertahap. Ia juga berharap BNPB memberikan perhatian terhadap kebutuhan Pemerintah Kota Kediri dalam memperkuat kapasitas BPBD.

Penguatan peralatan tersebut diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan keterampilan petugas dan relawan, sehingga penanganan awal ketika bencana terjadi dapat dilakukan secara lebih terarah.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan, bencana dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga masyarakat perlu memiliki pengetahuan dan kewaspadaan sejak dini.

“Bencana ini tidak bisa kita duga. Kapan saja bisa terjadi dan tingkat kesadaran masyarakat terkait kebencanaan ini kita lihat masih kurang,” ujarnya.

Menurut Vinanda, sosialisasi perlu dilanjutkan dengan pelatihan agar masyarakat memahami potensi ancaman di lingkungan masing-masing. Kesiapsiagaan, lanjutnya, bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Ke depan, apa pun bencananya, santri siap, masyarakat siap, pemerintah juga siap. Kita kolaborasi, gotong royong untuk sama-sama membantu korban,” tegasnya.

Perwakilan BNPB, Bambang Surya Putra, menyoroti pentingnya penguatan mitigasi dan kesiapsiagaan di tengah perkembangan investasi serta aktivitas ekonomi di Kota Kediri.

Menurutnya, potensi ancaman bencana harus diantisipasi agar keselamatan masyarakat tetap terlindungi dan pembangunan daerah dapat berlangsung dengan memperhatikan risiko kebencanaan.

Kesiapan personel, relawan, peralatan, serta logistik menjadi bagian penting dalam upaya tersebut. Bambang juga mengingatkan bahwa pengelolaan logistik saat keadaan darurat harus dilakukan secara transparan, akuntabel, tepat sasaran, dan tepat waktu agar bantuan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan edukasi dan sosialisasi kebencanaan ini dihadiri KH An’im Falachuddin Mahrus, M.Pd., selaku anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB Bambang Surya Putra, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimuddin Thoha, Kalaksa BPBD Kota Kediri Joko Ariyanto  Sekda Kota Kediri Endang Kartikasari, serta relawan, Banser, dan sejumlah santri.

Melalui kegiatan ini, penguatan kesiapsiagaan diharapkan tidak berhenti pada sosialisasi. Pelatihan praktis, dukungan peralatan, dan kolaborasi lintas sektor menjadi pekerjaan lanjutan agar santri, relawan, masyarakat, dan pemerintah semakin siap menghadapi ancaman bencana.

Tags: BPBD Kediridpr riDPR RI Komisi VIIIGus An’imPelatihan Santri

Related Posts

Peristiwa

Bukan Cuma Berdakwah! Santri di Kediri Dibekali Ilmu Hadapi Ancaman Bencana

19/10/2026
Peristiwa

Kapolres Kediri Kota Sidak 3 SPBU Ada BBM Kosong, Ini Hasil Pemeriksaannya

19/10/2026
Peristiwa

Peternak Wajib Tahu, Jagung SPHP Rp5.000 per Kg Penyaluran BULOG Kediri Tembus 99,35 Persen

19/10/2026
Peristiwa

Sejumlah BBM Habis di SPBU Kediri, Kapolres Turun Tangan Antisipasi Panic Buying

19/10/2026
Peristiwa

Stok BBM di Kediri Dipantau Polisi, Antrean SPBU Jadi Sorotan: Kapolres Ingatkan Warga Tak Menimbun

18/10/2026
Peristiwa

Kapolri Resmikan Desk Ketenagakerjaan di Jombang, Apa Saja Layanan untuk Buruh

18/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Gelar Lomba Menembak Forkopimcam untuk Perkuat Sinergi

05/06/2026

Kapolres Kediri Kota Bersama Forkopimda Ikuti Panen Raya Padi Serentak Bersama Presiden RI

09/04/2025

Polisi Gagalkan Pencurian Kabel Tower di Kediri, Dua Pria Diamankan

01/09/2026

Serahkan SK Perpanjangan Jabatan, Bupati Kediri Beri Pesan untuk Kades: Turun Ke Bawah!

27/06/2024
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO