Selasa, Oktober 20, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Bukan Cuma Berdakwah! Santri di Kediri Dibekali Ilmu Hadapi Ancaman Bencana

redaksi by redaksi
19/10/2026
in Peristiwa
0

Kediri, Kabarutama – Ancaman bencana alam di Kabupaten Kediri tak bisa dianggap sepele. Mulai dari erupsi Gunung Kelud, tanah longsor, hingga banjir saat musim hujan, berbagai risiko mengharuskan masyarakat lebih siap menghadapi situasi darurat. Menyikapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri menggandeng relawan dan kalangan santri untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas.

Baca Juga :

Kapolres Kediri Kota Sidak 3 SPBU Ada BBM Kosong, Ini Hasil Pemeriksaannya

Peternak Wajib Tahu, Jagung SPHP Rp5.000 per Kg Penyaluran BULOG Kediri Tembus 99,35 Persen

Upaya itu diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Relawan dan Santri Peduli Bencana yang digelar di Gedung BPKAD Tegowangi lantai III, Senin (19/10/2026). Mengusung tema Peningkatan Kapasitas Bidang Logistik dan Peralatan Penanggulangan Bencana, kegiatan ini diikuti 110 peserta, terdiri atas lebih dari 80 santri dan 30 relawan kebencanaan.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperluas edukasi kebencanaan, tidak hanya di tengah masyarakat, tetapi juga di lingkungan pondok pesantren.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Ariyanto, mengatakan kondisi geografis Kediri membuat kewaspadaan terhadap potensi bencana perlu terus ditingkatkan.

Keberadaan Gunung Kelud di sisi timur, Gunung Wilis di barat, serta Sungai Brantas dan anak-anak sungainya di bagian tengah menjadi sejumlah faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya mitigasi bencana.

“Bencana memang tidak dapat kita cegah kejadiannya, tetapi dampaknya dapat kita kurangi dengan pengetahuan, kesiapsiagaan, dan kerja sama. Pengetahuan yang baik dapat menyelamatkan nyawa dan mengurangi kerugian,” ujar Ariyanto.

Menurutnya, momentum peralihan musim menjadi salah satu alasan penting untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat. BPBD pun mendorong pembentukan desa siaga bencana dan pos tanggap bencana di lingkungan pondok pesantren.

Para santri juga didorong untuk memahami langkah-langkah dasar menghadapi keadaan darurat, mulai dari menyusun rencana evakuasi, menentukan titik kumpul, menyiapkan perlengkapan darurat, hingga rutin melaksanakan simulasi bencana.

Keterlibatan santri dalam edukasi kebencanaan mendapat dukungan dari anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, KH An’im Falachuddin Mahrus, M.Pd.

Menurut Gus An’im, kesiapsiagaan menghadapi bencana perlu menjadi bagian dari keterampilan yang dimiliki para santri. Pengetahuan tersebut dinilai penting agar mereka mampu mengambil tindakan awal dan membantu proses evakuasi ketika bencana terjadi.

“Bencana datangnya tidak bisa kita duga. Maka kesiapsiagaan harus menjadi keterampilan santri, mulai dari tindakan awal saat terjadi gempa bumi hingga teknik evakuasi korban. Selain doa yang menjadi kekuatan utama, kepedulian fisik dalam penanggulangan bencana adalah wujud nyata ajaran agama,” katanya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk membantu masyarakat memahami risiko dan menghadapi situasi darurat.

Sementara itu, Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB, Bambang Surya Putra, menekankan bahwa sosialisasi perlu ditindaklanjuti dengan pelatihan teknis dan pembentukan kader kebencanaan di lingkungan pondok pesantren.

Ia menyoroti potensi ancaman yang kompleks di Kediri, termasuk bahaya lahar yang dapat terjadi ketika material vulkanik berinteraksi dengan curah hujan tinggi.

“Kediri memiliki kompleksitas ancaman bencana yang tinggi, seperti potensi lahar panas akibat erupsi yang berbarengan dengan curah hujan tinggi. Karena itu, kita perlu menyiapkan kader yang mampu menyelipkan pesan-pesan sadar bencana dalam setiap dakwahnya kepada masyarakat. Ketika sadar bencana sudah menjadi budaya, masyarakat akan jauh lebih siap dan tangguh,” jelas Bambang.

Melalui pembekalan tersebut, edukasi kebencanaan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi. Para santri diharapkan dapat menjadi penyampai informasi kebencanaan yang mudah dipahami masyarakat, sekaligus mendorong terbentuknya budaya siaga di lingkungan masing-masing.

Sinergi BPBD, BNPB, relawan, dan pondok pesantren menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat Kabupaten Kediri. Sebab, saat bencana terjadi, pengetahuan mengenai tindakan penyelamatan, jalur evakuasi, serta koordinasi bantuan dapat menjadi faktor penting untuk mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan.

Tags: BPBD Kabupaten KediriGus An'imIlmu Hadapi Bencanakedirisantri

Related Posts

Peristiwa

Kapolres Kediri Kota Sidak 3 SPBU Ada BBM Kosong, Ini Hasil Pemeriksaannya

19/10/2026
Peristiwa

Peternak Wajib Tahu, Jagung SPHP Rp5.000 per Kg Penyaluran BULOG Kediri Tembus 99,35 Persen

19/10/2026
Peristiwa

Sejumlah BBM Habis di SPBU Kediri, Kapolres Turun Tangan Antisipasi Panic Buying

19/10/2026
Peristiwa

Stok BBM di Kediri Dipantau Polisi, Antrean SPBU Jadi Sorotan: Kapolres Ingatkan Warga Tak Menimbun

18/10/2026
Peristiwa

Kapolri Resmikan Desk Ketenagakerjaan di Jombang, Apa Saja Layanan untuk Buruh

18/10/2026
Peristiwa

Sungai Kaliombo Lama Tak Dibersihkan, 100 Personel Turun Tangan Jelang Musim Hujan

17/10/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Sempat Kritis di Malaysia, Kondisi PMI Asal Blitar Kini Mulai Membaik

18/10/2025

Empat OPD di Kediri Ganti Nama, Mas Dhito Siapkan Pengisian Jabatan Kosong

25/07/2025

Persik Kediri Resmi Rekrut Chechu, Perkuat Lini Belakang di Putaran Kedua

16/01/2026

Polres Sumenep Ungkap Dugaan Penipuan Travel Umrah, Kerugian Capai Rp2,1 Miliar

30/05/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO