Blitar– Pemerintah Kota Blitar membuka akses Makam Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno selama 24 jam bagi masyarakat dan peziarah. Kebijakan tersebut mulai diberlakukan bertepatan dengan peringatan wafatnya Bung Karno dan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengatakan, pembukaan akses 24 jam dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dari berbagai daerah yang ingin berziarah dan mendoakan Bung Karno.
“Ini bertepatan dengan hari wafat beliau, Pemerintah Kota Blitar membuka makam 24 jam,” kata Syauqul Muhibbin.
Pembukaan akses tersebut diawali dengan kegiatan tabur bunga di Makam Bung Karno yang diikuti Syauqul Muhibbin bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Blitar.
Menurut Syauqul, kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi peziarah untuk datang ke Kota Blitar, termasuk di luar jam kunjungan sebelumnya.
“Ini untuk memfasilitasi para peziarah untuk datang ke Kota Blitar, untuk berziarah ke makam Bung Karno kapan pun,” ujarnya.
Sebelumnya, waktu kunjungan peziarah ke Makam Bung Karno dibatasi mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Dengan dibukanya akses selama 24 jam, masyarakat kini dapat berziarah di luar waktu kunjungan tersebut.
Mendapat Izin Megawati
Syauqul mengatakan, pembukaan akses Makam Bung Karno selama 24 jam telah mendapat izin dan dukungan dari Megawati Soekarnoputri.
Dalam komunikasi tersebut, Megawati juga menanyakan jumlah pengunjung Makam Bung Karno. Ia berpesan agar para peziarah tetap menjaga ketertiban selama berkunjung.
“Beliau juga menanyakan jumlah pengunjung Makam Bung Karno. Bu Mega juga berpesan agar peziarah tetap tertib,” ungkap Syauqul.
Pemkot Blitar berharap kebijakan tersebut dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memberikan kemudahan bagi peziarah dari berbagai daerah.
Selain itu, Makam Bung Karno diharapkan tetap menjadi salah satu destinasi wisata sejarah dan religi unggulan di Kota Blitar.
















