Sabtu, Juli 11, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Diduga Diracun, 196 Koloni Lebah Peternak Kediri Musnah di Pati

redaksi by redaksi
10/07/2026
in Peristiwa
0

Kediri, kabarutama – Nasib pilu menimpa Nurhadi (54), peternak lebah madu asal Kampung Madu, Dusun Purworejo, Desa Bringin, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Sebanyak 196 kotak koloni lebah miliknya mati massal di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sehari setelah dipindahkan ke lokasi baru. Akibat kejadian tersebut, Nurhadi mengaku mengalami kerugian sekitar Rp200 juta.

Baca Juga :

Pascainsiden JPL 103 Bagor, KAI Daop 7 Madiun Datangi Keluarga Korban

Bom Udara Aktif Sepanjang 1,5 Meter Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Brimob Berhasil Evakuasi

Peristiwa itu terjadi pada akhir Juni 2026 di kawasan kebun randu di Kabupaten Pati. Menurut Nurhadi, pemindahan koloni dilakukan setelah dirinya diminta meninggalkan lokasi sebelumnya oleh warga setempat. Ia kemudian mencari lokasi lain yang masih berada di wilayah Pati karena musim bunga randu masih berlangsung.

“Baru sehari dipindah, keponakan saya melihat ada sekitar delapan kotak yang lebahnya seperti terkena racun. Besoknya dicek lagi sekitar pukul 11.00 WIB, ternyata semuanya sudah mati,” ujar Nurhadi saat ditemui di kediamannya, Jumat (10/7/2026).

Nurhadi menduga kematian ratusan koloni lebah tersebut bukan disebabkan paparan pestisida seperti yang pernah ia alami sebelumnya. Selama lebih dari 20 tahun menjadi peternak lebah, menurutnya paparan pestisida biasanya tidak menyebabkan seluruh koloni mati.

“Kalau kena pestisida pertanian biasanya tidak sampai habis semua. Masih ada yang hidup. Ini semua mati, termasuk yang ada di sarang,” katanya.

Ia juga menemukan bercak putih pada bingkai kayu sarang dan sedikit endapan di dasar kotak lebah. Namun, hingga kini ia belum mengetahui jenis zat yang diduga menyebabkan kematian koloni tersebut karena tidak tercium bau menyengat.

Peristiwa itu membuat Nurhadi mengaku syok hingga kondisi fisiknya menurun. Setelah beberapa hari, ia memutuskan fokus menyelamatkan sisa koloni yang masih bertahan hidup dan membersihkan kotak-kotak sarang agar dapat digunakan kembali.

Rekan Nurhadi di Jawa Tengah sempat melaporkan dugaan peracunan tersebut kepada pihak kepolisian. Lokasi kejadian juga sempat dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Namun, laporan itu kemudian dicabut agar perhatian lebih difokuskan pada penyelamatan koloni yang masih tersisa.

Selama sekitar 26 tahun menjadi peternak lebah keliling, Nurhadi mengaku baru kali ini mengalami kejadian yang menyebabkan hampir seluruh koloninya musnah dalam waktu singkat.

Ia berharap masyarakat semakin memahami manfaat lebah bagi sektor pertanian. Menurutnya, lebah berperan penting dalam proses penyerbukan yang dapat meningkatkan produktivitas tanaman, sehingga keberadaannya tidak seharusnya dipandang merugikan.

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian ratusan koloni lebah tersebut masih belum diketahui dan dugaan peracunan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Tags: 196 Koloni LebahPatiPeternak Kediri

Related Posts

Peristiwa

Pascainsiden JPL 103 Bagor, KAI Daop 7 Madiun Datangi Keluarga Korban

10/07/2026
Peristiwa

Bom Udara Aktif Sepanjang 1,5 Meter Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Brimob Berhasil Evakuasi

10/07/2026
Peristiwa

Jamasan Arca Totok Kerot Warnai Bulan Suro, Warga Diajak Rawat Warisan Budaya Kediri

09/07/2026
Peristiwa

Gelar Perkara Laka Maut Hyundai Palisade Rampung, Satlantas Polres Kediri Kota Naikkan Kasus ke Tahap Penyidikan

09/07/2026
Peristiwa

Jalur Bagor–Saradan Kembali Dibuka, Perjalanan KA Berangsur Normal Usai KA Logawa Tabrak Truk di Perlintasan

09/07/2026
Peristiwa

KA Logawa Tabrak Truk di Perlintasan Bagor–Saradan, Sejumlah Perjalanan Kereta Terdampak

09/07/2026
Next Post

KAI Daop 7 Madiun Perangi Stigma HIV/AIDS Lewat Edukasi bagi Pekerja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Gangguan Lokomotif, Perjalanan KA Kertanegara Tertahan di Petak Ngadiluwih–Kediri

13/12/2025

Pecinta Kereta Api bersama KAI Gelorakan Semangat Selamat di Perlintasan di HUT RI ke 79

16/08/2024

Pohon Joho Jadi Ikon Desa Joho, Warga Didorong Lestarikan Tanaman Langka

24/10/2025

Dirawat di RS, Bayi yang Dibuang Santriwati di Kediri Kondisinya Membaik

25/03/2024
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO