Kediri — Perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026 yang digelar Yayasan Tri Dharma Tjoe Hwie Kiong berlangsung khidmat dan meriah di Jalan Yos Sudarso Nomor 148, Kelurahan Pakelan, Kota Kediri, Senin (16/2/2026) malam. Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh lintas agama, serta sekitar 100 jemaat dan undangan.
Hadir dalam perayaan tersebut
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Wali Kota KH Qowimuddin Thoha, Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, serta perwakilan TNI dari Kodim 0809 Kediri dan Brigif 16/Wira Yudha. Turut hadir pula pimpinan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI), serta tokoh agama Buddha, Hindu, Kristen, dan Katolik.
Ketua Yayasan Tri Dharma Kota Kediri, Prayitno Sutikno, menyampaikan apresiasi atas kehadiran pemerintah daerah dan unsur Forkopimda. Ia menegaskan bahwa perayaan Imlek bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
“Tahun Baru Imlek 2577 dengan Shio Kuda Api diharapkan membawa semangat, keberanian, dan keberkahan bagi masyarakat Kota Kediri,” ujarnya dalam sambutan.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dalam sambutannya mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek kepada umat Tri Dharma. Ia berharap semangat kebersamaan dalam perayaan ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan sektor kebudayaan daerah.
“Atraksi barongsai diharapkan semakin dikenal luas dan menjadi bagian dari daya tarik Kota Kediri,” katanya. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah kota dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Ketua FKUB Kota Kediri, Moh Salim, menyebut perayaan Imlek sebagai wujud nyata sinergi lintas iman yang terjalin baik di Kota Kediri. FKUB, lanjutnya, akan terus berperan dalam mengayomi dan memperkuat persatuan masyarakat.
Sementara itu, Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko memperkenalkan diri sebagai pejabat baru. Ia menyampaikan salam dari Kapolres Kediri Kota yang berhalangan hadir karena tugas kedinasan serta memohon dukungan selama menjalankan amanah di wilayah hukum Kediri Kota.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemukulan tambur barongsai secara simbolis oleh Wali Kota Kediri, dilanjutkan sembahyang penutupan Tahun Baru Imlek 2576, pertunjukan barongsai, dan sembahyang pembukaan Tahun Baru Imlek 2577.
Pengamanan kegiatan dipimpin Kapolsek Kota Kediri dengan dukungan personel Polri, TNI, dan pengamanan internal. Selama acara berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Panitia menyampaikan rangkaian ibadah selanjutnya akan digelar pada 24 Februari 2026 berupa sembahyang Cisuak dan King Thi Kong, serta puncak Cap Go Meh pada 3 Maret 2026 yang akan dirangkai hiburan barongsai. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan memastikan dukungan pengamanan agar seluruh kegiatan berjalan lancar.















