BLITAR – Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menggelar audiensi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Blitar guna memperkuat program percepatan Kota Blitar Menuju Zero Stunting. Jumat (21/11/2025)
Pertemuan tersebut menjadi ajang konsolidasi antara pemerintah daerah dan tenaga kesehatan untuk menuntaskan persoalan stunting secara lebih terarah dan terukur.
Dalam audiensi itu, Wali Kota menyampaikan bahwa Kota Blitar baru saja menerima apresiasi langsung dari Wakil Presiden RI, Rimas Gibransi Rakabuming Raka, atas capaian signifikan dalam penurunan angka stunting.
“Kota Blitar baru saja mendapat apresiasi langsung dari Wakil Presiden RI, Rimas Gibransi Rakabuming Raka, atas keberhasilan menurunkan angka stunting dari 17 persen menjadi 11 persen,” ungkapnya.
Syauqul menilai capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga motivasi bagi seluruh elemen daerah untuk terus memperkuat langkah pencegahan dan penanganan stunting.
“Pemerintah Kota Blitar berkomitmen menekan angka stunting hingga mencapai Kota Zero Stunting, demi masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dan Kota Blitar,” imbuhnya.
Pemkot Blitar dan IDI disebut akan memperluas kolaborasi, termasuk melalui program edukasi kesehatan, penguatan layanan posyandu, serta peningkatan pengawasan tumbuh kembang anak. Langkah-langkah itu diharapkan dapat mempercepat terwujudnya target Zero Stunting di Kota Blitar.














