Rabu, April 8, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Video Hajatan Viral Dipotong, Pengusaha Sanjaya Beri Klarifikasi Tegas: Picu Salah Persepsi Publik

redaksi by redaksi
07/04/2026
in Peristiwa
0

Kediri – Polemik video hajatan keluarga pengusaha Sanjaya yang viral di media sosial akhirnya mendapat klarifikasi. Pihak keluarga menegaskan bahwa informasi yang beredar telah dipotong sehingga memicu kegaduhan dan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Baca Juga :

Polisi Musnahkan 17 Kg Bahan Peledak di Kediri, Ratusan Petasan Ikut Dimusnahkan

TPA 2 Klotok Kembali Dibuka, Layanan Sampah Kediri Mulai Normal Setelah Mediasi Warga

Acara tersebut merupakan momen akad nikah sekaligus resepsi keluarga besar Sanjaya yang berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri banyak tamu. Namun, potongan video Rudi gareng yang tersebar di berbagai platform seperti TikTok dan Facebook dinilai tidak menampilkan kejadian secara utuh.

Dalam keterangannya kepada awak media, Sanjaya menyampaikan apresiasi atas kehadiran sekitar 14 media yang mengikuti agenda klarifikasi tersebut. Ia menegaskan tidak memiliki niat buruk terhadap pihak mana pun.

Menurutnya, video yang beredar, telah dipotong sehingga menimbulkan persepsi berbeda dari kejadian sebenarnya.

Terkait isu karangan bunga yang menjadi sorotan, Sanjaya mengklaim bahwa seluruh kiriman tersebut berasal dari relasi yang jelas. Ia menyebut terdapat sekitar 38 karangan bunga yang merupakan kiriman asli dari berbagai pihak, termasuk tokoh publik seperti Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Ia menjelaskan bahwa kedekatannya dengan sejumlah tokoh tersebut berkaitan dengan keterlibatannya dalam kegiatan politik sebelumnya, termasuk sebagai bagian dari tim sukses serta menghadiri sejumlah agenda undangan resmi.

“Semua karangan bunga itu asli dari beliau-beliau semuanya,” ujarnya, saat ditemui di rumahnya, Senin (6/4) sore.

Menanggapi potongan video yang menampilkan dirinya berbicara dengan gaya bahasa yang dianggap kurang pantas, Sanjaya menyebut hal tersebut merupakan kebiasaan bahasa sehari-hari yang telah lama melekat, mengingat latar belakangnya yang dekat dengan lingkungan pekerja lapangan.

“Bahasa itu sudah melekat, bukan maksud merendahkan siapa pun,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa bagian lain dalam video yang memberikan konteks lebih utuh tidak ikut disebarluaskan. Salah satunya terkait momen saat dirinya hendak memberikan uang, namun narasi yang beredar dinilai tidak lengkap.

“Yang jelas mohon maaf waktu itu bu sanjaya masukan ke pentil itu bukan pak sanjaya, itu ada videonya kenapa tidak diuplod secara utuh. Ketika kita mau mengasih uang malah disuruh masukan ke susunya. Jangan dipentil disusu saja, “ucapnya.

Sementara itu, terkait momen dirinya mengambil mikrofon dalam acara tersebut, Sanjaya menjelaskan bahwa hal itu terjadi karena adanya ketidaksesuaian lagu yang diminta oleh anaknya, yakni “Dumes”, saat acara berlangsung. Ia mengaku telah menyampaikan permintaan tersebut dengan cara yang sopan.

“Mbak, dengan segala hormat, lagunya tidak bisa buat nyawer,” ucapnya.

Pihak keluarga mengimbau masyarakat untuk tidak langsung menarik kesimpulan dari potongan video yang beredar di media sosial. Mereka meminta publik untuk melihat rekaman secara lengkap agar memperoleh gambaran yang utuh.

Sanjaya menambahkan bahwa kritik dan perhatian publik merupakan hal yang wajar, namun ia berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang berkembang.

“Semakin tinggi pohon, semakin kencang angin,” pungkasnya.

Polemik ini menjadi pengingat bahwa penyebaran informasi yang tidak utuh di media sosial dapat memengaruhi persepsi publik secara luas.

Tags: KlarifikasiPengusaha SanjayaVideo Hajatanviral

Related Posts

Peristiwa

Polisi Musnahkan 17 Kg Bahan Peledak di Kediri, Ratusan Petasan Ikut Dimusnahkan

07/04/2026
Peristiwa

TPA 2 Klotok Kembali Dibuka, Layanan Sampah Kediri Mulai Normal Setelah Mediasi Warga

07/04/2026
Peristiwa

Parkir Liar Masih Marak di Simpang Lima Gumul, Petugas Gabungan Turun Tangan

07/04/2026
Peristiwa

Mantan Napi Lapas Kediri ke PWI & IJTI, Ungkap Dugaan Penganiayaan hingga Patah Paha

07/04/2026
Peristiwa

Satpol PP Kediri Intensifkan Patroli SLG & Evakuasi ODGJ, Warga Lebih Aman

06/04/2026
Peristiwa

Wali Kota Kediri Perkuat Sinergi dengan Ulama Lewat Silaturahim ke Ponpes Wali Barokah

06/04/2026
Next Post

TPA 2 Klotok Kembali Dibuka, Layanan Sampah Kediri Mulai Normal Setelah Mediasi Warga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Ratusan Petani, Warga, dan Pendekar Gelar Upacara HUT RI ke-80 di Tengah Sawah

17/08/2025

Lavani Tak Tersentuh di Putaran 1, Persaingan Papan Atas Makin Panas

20/01/2026

Bupati Imbau ASN Pemkab Kediri Hindari Flexing, Tekankan Etika dan Pelayanan Publik

17/09/2025

Mas Ibin Mendapat Surat Rekomendasi Dari PKB Untuk Pilwali Kota Blitar

20/07/2024
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO