GRESIK, Kabarutama.co – Setelah tiga hari pencarian, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Mat Rakim (57), nelayan asal Kelurahan Lumpur, Gresik, yang dilaporkan hilang usai terjatuh dari perahunya. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (8/1/2026) pagi.
Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 07.45 WIB di perairan Dermaga, Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik. Lokasi penemuan berjarak sekitar 2,65 kilometer dari titik awal korban dilaporkan terjatuh.
“Korban berhasil ditemukan pada hari ketiga pencarian dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya, Didit Arie R., selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Kamis.
Insiden bermula pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, Mat Rakim tengah dalam perjalanan kembali menuju dermaga usai mengantar penumpang dengan kecepatan tinggi.
Nahas, perahu yang dikemudikannya menabrak kapal yang sedang bersandar di dermaga. Benturan tersebut menyebabkan korban terjatuh ke laut dan dinyatakan hilang. Pihak keluarga dan nelayan setempat sempat melakukan pencarian mandiri sebelum akhirnya melibatkan tim ahli.
Selain penyisiran di laut, tim juga melakukan pemantauan darat di sepanjang pesisir pantai untuk memperluas jangkauan pencarian.
Didit menjelaskan bahwa kondisi cuaca selama operasi tergolong bersahabat. Namun, tim tetap waspada mengingat lokasi pencarian berada di area yang cukup sibuk.
“Keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama dalam operasi SAR ini, terlebih lagi area pencarian korban masuk dalam alur pelayaran Surabaya,” tambahnya.
Operasi ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Tim Kantor SAR Surabaya, BPBD Kabupaten Gresik, Ditpolairud Polda Jawa Timur, Satpolairud Polres Gresik, Pos Kamladu Gresik, RAPI, hingga kelompok nelayan setempat.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Mat Rakim langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga guna proses pemakaman. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup.
















