Kediri – Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 dari Kodim 0809/Kediri mengajak anak-anak bermain permainan tradisional di Dusun Sumber Bahagia, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Minggu (1/3/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 54 siswa SDN 3 Gadungan. Di halaman sekolah, para siswa tampak antusias bermain kelereng, lompat tali, serta gedrek atau engklek bersama anggota Satgas TMMD.
Komandan Kompi Satgas TMMD ke-127, Lettu Inf Sunarno, mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari pendekatan sosial Satgas kepada masyarakat, khususnya anak-anak di lokasi program.
“Permainan seperti kelereng, lompat tali, dan engklek dapat melatih koordinasi gerak, ketangkasan, konsentrasi, serta menumbuhkan sikap sportif dan kerja sama di antara anak-anak,” ujar Sunarno.
Ia menambahkan, permainan tradisional dipilih karena memiliki nilai edukatif sekaligus mengandung unsur kearifan lokal yang perlu terus dikenalkan kepada generasi muda.
Menurut dia, kegiatan tersebut juga bertujuan mendorong anak-anak agar lebih aktif berinteraksi dan tidak terlalu bergantung pada penggunaan telepon genggam.
“Di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi, anak-anak cenderung lebih sering bermain dengan handphone. Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak mereka kembali bermain secara langsung bersama teman-temannya,” katanya.
Sementara itu, guru SDN 3 Gadungan, Eli Susana, menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi siswa. Permainan tradisional dinilai membantu melatih keterampilan motorik sekaligus memperkuat interaksi sosial di lingkungan sekolah.
“Anak-anak terlihat senang karena bisa bermain bersama bapak-bapak TNI. Selain menyenangkan, kegiatan ini juga membuat mereka lebih aktif bergerak dan belajar bekerja sama dengan teman,” ucap Eli.
Program TMMD merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kediri dan TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0809/Kediri dalam upaya percepatan pembangunan desa. Pada 2026, pelaksanaan TMMD ke-127 dipusatkan di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, dengan sejumlah kegiatan pembangunan fisik dan nonfisik yang melibatkan masyarakat setempat.














