Blitar – Wakil Bupati Blitar memaparkan capaian serta arah kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar dalam refleksi satu tahun kepemimpinan bersama Bupati Blitar. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Sasana Adi Praja, Jumat (20/2/2026).
Dalam keterangannya kepada awak media, Wakil Bupati Beky menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan, menjadi prioritas utama sejak awal masa kepemimpinan. Ia menuturkan, kondisi jalan yang sebelumnya banyak mengalami kerusakan kini secara bertahap mulai diperbaiki dan manfaatnya sudah dirasakan masyarakat.
“Prioritas saya bersama Bapak Bupati adalah infrastruktur jalan. Walaupun dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran, alhamdulillah masyarakat sudah mulai merasakan jalan yang lebih mulus,” ujarnya.
Meski demikian, Beky mengakui masih terdapat sejumlah wilayah pinggiran yang belum sepenuhnya tersentuh pembangunan. Pemkab Blitar, lanjutnya, berkomitmen untuk melanjutkan perbaikan secara berkelanjutan hingga seluruh ruas jalan dapat tertangani secara merata.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar kami bersama Bupati bisa menuntaskan tugas ini sampai semua wilayah merasakan pemerataan pembangunan,” tambahnya.
Selain infrastruktur, sektor pendidikan dan kesehatan juga tetap menjadi fokus utama pemerintah daerah. Salah satu program unggulan yang terus dijalankan adalah program 1 Desa 1 Sarjana, yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Blitar.
Di bidang digitalisasi, Pemkab Blitar telah membangun 351 titik akses internet dan berencana terus menambah jaringan di wilayah yang belum terjangkau. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan publik, serta pertumbuhan ekonomi berbasis digital.
Sementara pada sektor olahraga, pemerintah daerah memberikan perhatian khusus pada pengembangan atlet, terutama cabang olahraga bela diri. Beky mengungkapkan rencana mendatangkan pelatih dari Thailand guna meningkatkan kualitas atlet Muay Thai Kabupaten Blitar agar mampu bersaing di tingkat Asia hingga internasional.
“Kami ingin atlet Kabupaten Blitar bisa menembus level internasional, sehingga nama Blitar dikenal luas. Potensi petarung kita sangat besar dan ini harus kita dorong dengan program yang terarah,” tegasnya.
Seluruh program tersebut, lanjutnya, telah disiapkan dalam kerangka pembangunan jangka menengah daerah dan akan terus dimatangkan hingga tahun 2027 mendatang, demi mewujudkan Kabupaten Blitar yang maju, merata, dan berdaya saing.
















