Rabu, Maret 25, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Peristiwa

Rayakan Hari Ibu, Pemkab Kediri Gelar Ngunduh Mantu Massal: Tegaskan Hak Perempuan atas Pernikahan Sah

redaksi by redaksi
22/12/2025
in Peristiwa
0

Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar acara Kediri Ngunduh Mantu yang diikuti 44 pasangan pengantin di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG), Senin (22/12/2025). Kegiatan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Ibu dan menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan hukum bagi perempuan dan anak melalui pencatatan pernikahan yang sah.

Baca Juga :

Penjualan Janur dan Selongsong Ketupat Meledak, Jelang Puncak Lebaran Pedagang Kebanjiran Pembeli

Bangkit Usai Lebaran, ASN Kediri Didorong Maksimalkan Pelayanan untuk Masyarakat

Sebanyak 44 pasangan pengantin yang dirayakan dalam acara tersebut merupakan pasangan yang pernikahannya telah dicatatkan secara resmi oleh negara. Sebagian di antaranya sebelumnya hanya terikat pernikahan siri, sebelum akhirnya mengikuti program isbat nikah massal yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Kediri.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dalam sambutannya yang dibacakan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kediri Ngunduh Mantu. Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar seremoni budaya, tetapi memiliki makna sosial dan hukum yang penting, terutama dalam upaya memuliakan perempuan serta memperkuat ketahanan keluarga.

“Ini adalah upaya Pemerintah Kabupaten Kediri agar pernikahan tidak hanya sah secara agama, tetapi juga memiliki kekuatan dan kepastian hukum negara,” ujar Eriani Annisa yang akrab disapa Mbak Cicha.

Dalam acara tersebut, para pasangan pengantin menerima dokumen resmi berupa buku nikah, akta nikah, dan kartu keluarga. Dokumen tersebut menjadi dasar hukum penting bagi pasangan suami istri serta anak-anak mereka dalam mengakses berbagai layanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga jaminan sosial.

Mbak Cicha menjelaskan bahwa pernikahan yang tidak tercatat secara resmi berpotensi menimbulkan dampak serius, khususnya bagi perempuan dan anak.

Perempuan kerap berada pada posisi rentan karena tidak memiliki jaminan hukum atas hak nafkah, perlindungan hukum, maupun status dalam keluarga.

“Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh ibu, tetapi juga anak-anak. Anak bisa kesulitan mendapatkan akta kelahiran dan hak-hak sipil lainnya,” ujarnya.

Melalui program Kediri Ngunduh Mantu, pemerintah daerah berupaya memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencatatan pernikahan. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kediri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia dan perlindungan keluarga.

Pada momentum peringatan Hari Ibu tersebut, Bupati Kediri melalui Mbak Cicha juga menyampaikan pesan khusus kepada kaum perempuan agar tidak menerima pernikahan tanpa kepastian hukum. Ia menegaskan bahwa perempuan memiliki hak atas pernikahan yang bermartabat, aman, dan dilindungi negara.

“Di Hari Ibu ini, saya ingin menekankan bahwa perempuan jangan mau dinikah siri. Perempuan berhak atas pernikahan yang terlindungi hukum. Jangan korbankan diri dan masa depan demi hubungan yang tidak memberi kepastian,” tegasnya.

Acara Kediri Ngunduh Mantu berlangsung khidmat dan penuh nuansa budaya Jawa. Selain menjadi bentuk penghormatan kepada para pengantin, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya pernikahan yang sah secara agama dan hukum negara.

Tags: Hari IbuNgunduh Mantu Massalpemkab kediri

Related Posts

Peristiwa

Penjualan Janur dan Selongsong Ketupat Meledak, Jelang Puncak Lebaran Pedagang Kebanjiran Pembeli

25/03/2026
Peristiwa

Bangkit Usai Lebaran, ASN Kediri Didorong Maksimalkan Pelayanan untuk Masyarakat

25/03/2026
Peristiwa

Balik Gratis 2026 Diserbu Pemudik! Gus Qowim Berangkatkan Ratusan Warga ke Jakarta–Surabaya

25/03/2026
Peristiwa

Rumah Tak Berpenghuni di Kediri Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

25/03/2026
Peristiwa

Korsleting Listrik Picu Kebakaran Musholla di Kediri, Kerugian Capai Puluhan Juta

24/03/2026
Peristiwa

Balik Gratis ke Jakarta, Pemkab Kediri Berangkatkan 100 Pekerja dengan Bus dan Fasilitas Lengkap

24/03/2026
Next Post

Peringati Hari Ibu, KAI Daop 7 Madiun Gelar Sapa Pelanggan di Stasiun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Polres Mojokerto Tangkap DPO Preman Kampung Pelaku Pengeroyokan Pegawai PLN

13/05/2025

Polisi Kediri Gencar Tertibkan Balap Liar Usai Sahur, Enam Motor Diamankan

09/03/2025

UNISKA Dorong Peningkatan Kualitas SDM Lewat Beasiswa Studi Lanjut BAZNAS-LPTNU

14/04/2025

Satbinmas Polres Kediri Kota Gelar “Rabu Berguru” di Perpustakaan, Dorong Literasi Anggota dan Pelajar

26/11/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO