Kediri – Warga dan karyawan J&T Express di Desa Darungan, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, digegerkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di dalam toilet kantor, Sabtu (28/2/2026) pagi.
Korban diketahui berinisial FTC (26), warga Kelurahan Pare, Kecamatan Pare. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 06.00 WIB di toilet kantor yang berlokasi di Jalan Raya Pare–Kediri.
Kapolsek Pare, Rudi Darmawan, menjelaskan peristiwa bermula saat salah satu saksi hendak menggunakan toilet sekitar pukul 05.30 WIB. Namun pintu dalam keadaan terkunci dari dalam dan tidak dapat dibuka.
“Saksi kemudian memanggil rekannya. Pintu sempat diketuk beberapa kali, tetapi tidak ada respons. Karena curiga, pintu akhirnya didobrak,” ujar Rudi.
Setelah pintu terbuka, korban ditemukan dalam posisi duduk bersimpuh di lantai dan tidak bergerak. Rekan kerja lainnya kemudian dipanggil untuk memastikan kondisi korban. Saat diperiksa, korban sudah tidak bernapas.
Kejadian itu segera dilaporkan kepada kepala kantor setempat yang kemudian menghubungi layanan darurat 110 dan memberitahukan pihak keluarga.
Polisi bersama tim medis dari Puskesmas Bendo serta Inafis Polres Kediri melakukan pemeriksaan awal di lokasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan. Terdapat lebam mayat serta darah yang keluar dari hidung yang diduga akibat pecahnya pembuluh darah,” jelas Rudi.
Menurut keterangan dokter, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit tuberkulosis (TBC) akut yang selama ini dideritanya. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, serta membuat surat pernyataan tidak akan menuntut secara hukum.
Polisi memastikan penanganan kasus telah dilakukan sesuai prosedur dan situasi di lokasi dalam keadaan kondusif.
“Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit,” pungkas Rudi.















