Blitar – Tim Penggerak PKK Kota Blitar memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 dengan menggelar kegiatan bertema Peran Perempuan dalam Gerakan Antikorupsi. Acara yang berlangsung di aula Kantor Camat Kepanjenkidul itu melibatkan kader PKK dari tingkat kecamatan hingga kelurahan.
Dalam kegiatan tersebut, PKK menyoroti pentingnya peran perempuan, khususnya para ibu, sebagai penggerak utama budaya integritas di keluarga.
Ketua TP PKK Kota Blitar, Kharisa Rizqi Umami Muhibbin, mengatakan bahwa keluarga merupakan ruang pertama dan utama untuk menanamkan karakter, termasuk nilai kejujuran dan pengelolaan keuangan.
“Keluarga adalah tempat pendidikan karakter bagi anak-anak. Perempuan harus menjadi garda terdepan dalam keluarga, lebih bijak dalam mengelola ekonomi rumah tangga,” kata Kharisa, Jumat (28/11).
Menurut dia, kemampuan perempuan dalam mengatur keuangan berperan besar dalam mencegah perilaku negatif.
“Kalau ibu-ibu mendapat pendidikan yang baik dalam mengelola keuangan dan menerapkannya dalam keluarga, mereka bisa terhindar dari hal-hal negatif, salah satunya korupsi,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PKK Kota Blitar memperkuat gerakan antikorupsi berbasis keluarga, dengan mendorong perempuan untuk aktif membangun budaya integritas sejak lingkungan rumah.















