Kediri – Para pemain Persik Kediri menggelar doa bersama untuk mengenang para korban Tragedi Kanjuruhan di Gate 13 Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (10/1/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan usai skuad berjuluk Macan Putih menjalani official training jelang pertandingan melawan Arema FC. Selain doa bersama, para pemain juga melakukan tabur bunga serta meletakkan karangan bunga di Gate 13 sebagai bentuk penghormatan dan empati kepada para korban serta keluarga yang ditinggalkan.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menyampaikan bahwa peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan merupakan tragedi yang sangat menyedihkan dan menjadi duka mendalam bagi dunia sepak bola.
“Tragedi yang terjadi di sini merupakan sebuah kisah sedih,” ujar pelatih asal Spanyol tersebut.
Ia berharap tragedi serupa tidak kembali terulang di masa mendatang, baik di Indonesia maupun di negara lain.
“Kami berdoa bersama untuk mengenang dan menghormati para korban serta keluarga. Ini juga sebagai bentuk simpati kami. Kami berharap peristiwa seperti ini tidak akan pernah terjadi lagi dalam sepak bola, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia,” tambahnya.
Sebagai informasi, pertandingan Arema FC kontra Persik Kediri pada pekan ke-17 BRI Super League dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 11 Januari 2026, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
















