Jember – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus menggencarkan program Pasar Murah di tengah dinamika harga pangan yang cenderung fluktuatif. Kali ini, Pasar Murah kelima pada tahun 2026 digelar di Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Minggu (18/1/2026).
Program Pasar Murah tersebut menjadi salah satu langkah konkret Pemprov Jatim untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau, khususnya di tengah naik-turunnya harga kebutuhan dasar rumah tangga.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil.
“Kita ingin memastikan bahwa daya beli masyarakat bisa menjangkau kebutuhan pemenuhan logistik mereka, dengan harga yang jauh di bawah pasar tradisional,” ujar Khofifah di sela kegiatan Pasar Murah.
Menurutnya, harga kebutuhan pokok kerap mengalami fluktuasi akibat berbagai faktor, mulai dari distribusi hingga kondisi cuaca. Karena itu, Pemprov Jatim secara rutin menggelar Pasar Murah di berbagai daerah sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi daerah.
Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat membeli sejumlah bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan lainnya dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar pada umumnya.
Pemprov Jawa Timur berharap program Pasar Murah dapat membantu meringankan beban masyarakat serta menjaga ketahanan ekonomi rumah tangga, terutama bagi warga berpenghasilan menengah ke bawah.














