BLITAR – Pemerintah Kota Blitar membuka peluang kerja sama dengan pihak Malaysia untuk pembangunan sirkuit motor di Kota Blitar. Rencana tersebut saat ini masih dalam tahap pembicaraan awal dan penjajakan investasi.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar Nur Kholis, mengatakan bahwa Malaysia telah menunjukkan minat untuk menanamkan investasi di daerah, termasuk dalam proyek pembangunan Sirkuit Motor Bung Karno.
“Kenapa kami diikutkan, karena arahnya memang ke sirkuit motor Bung Karno. Masih ada pembicaraan lebih lanjut. Mereka juga sudah melakukan survei lokasi dan melihat langsung kondisinya,” ujar Nur Kholis.
Ia menambahkan, hasil survei tersebut akan ditindaklanjuti oleh pihak Malaysia, termasuk kemungkinan penyampaian respon resmi dari Investor Malaysia.
“Jika nanti direspons dengan baik oleh Raja Diraja, pasti akan ada pemberitahuan lebih lanjut. Dalam pembicaraan awal, mereka menyampaikan ketertarikan untuk berinvestasi di Kota Blitar,” katanya.
Meski demikian, detail bentuk kerja sama belum dapat dipastikan karena masih menunggu keputusan final dari pihak calon investor.
Nur Kholis menjelaskan bahwa kehadiran investor luar negeri dapat membantu meringankan beban pembiayaan proyek sirkuit yang nilainya cukup besar.
“Perkiraan kami, jika hanya mengandalkan anggaran pemerintah kota, tentu berat. Nilainya sekitar Rp23 miliar. Karena itu, dukungan investasi dari luar sangat berarti,” ujarnya.















