Kediri – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri terus mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan demi mendukung konektivitas dan perekonomian daerah. Tahun ini, Pemkab menargetkan kemantapan jalan kabupaten mencapai 89 persen pada akhir 2025.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bahwa perbaikan jalan menjadi prioritas pembangunan daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, total panjang jalan kabupaten di Kediri mencapai 1.295 kilometer, dengan kondisi mantap saat ini sebesar 87 persen.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menggenjot berbagai proyek penanganan jalan di sejumlah titik.
“Hingga akhir 2025, kita targetkan kemantapan jalan bisa naik minimal dua persen. Itu berarti sekitar 89 persen jalan kabupaten dalam kondisi baik,” ujar Irwan saat ditemui, Kamis (28/8/2025).
Untuk mencapai target tersebut, DPUPR melakukan langkah dua arah: memperbaiki jalan yang rusak dan menjaga kondisi jalan yang sudah baik agar tidak kembali rusak.
Pada tahun 2025 ini, setidaknya terdapat 78 proyek penanganan jalan yang tersebar di 22 kecamatan. Total panjang penanganan jalan mencapai 51.190,32 meter.
Berikut rincian pekerjaannya, 67 proyek pemeliharaan berkala dan rehabilitasi sepanjang 44.442,44 meter, 6 proyek pelebaran jalan sepanjang 5.214 meter, dan 5 proyek pembangunan jalan baru sepanjang 1.533,88 meter.
Irwan menambahkan, sejumlah proyek sudah selesai dikerjakan, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
“Kami berupaya memastikan semua berjalan tepat waktu agar target kemantapan jalan bisa tercapai sesuai arahan Bupati,” jelasnya.
Dengan peningkatan kemantapan jalan ini, Pemkab Kediri berharap aksesibilitas warga semakin baik, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan pedesaan dan perkotaan.
















