Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengajak masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 untuk segera memesan tiket kereta api. Penjualan tiket Angkutan Lebaran telah dibuka sejak 25 Januari 2026 untuk periode keberangkatan H-10 hingga H+10 Lebaran, yakni 11 Maret sampai 1 April 2026.
Hingga Sabtu (7/2) siang, tingkat pemesanan tiket dari wilayah Daop 7 Madiun masih terpantau relatif rendah. Data sementara mencatat sebanyak 23.418 tiket telah terjual untuk berbagai kereta api dengan relasi favorit.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa angka penjualan tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring berjalannya masa pemesanan, terutama menjelang periode arus balik Lebaran.
“Penjualan tiket diperkirakan akan terus meningkat, khususnya untuk keberangkatan arus balik. Kami mengimbau masyarakat agar segera merencanakan perjalanan dan memesan tiket lebih awal agar mendapatkan jadwal yang diinginkan,” ujar Tohari.
Untuk mengantisipasi tingginya permintaan, KAI Daop 7 Madiun juga membagikan sejumlah tips kepada calon penumpang. Di antaranya dengan memilih tanggal keberangkatan alternatif apabila tanggal favorit telah habis, serta memanfaatkan fitur Connecting Train pada aplikasi Access by KAI jika tiket rute langsung tidak tersedia.
Terkait kemungkinan penambahan perjalanan kereta api, Tohari menyebutkan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menunggu instruksi resmi dari Kantor Pusat KAI.
Selain itu, KAI Daop 7 Madiun mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan dan hanya membeli tiket melalui kanal resmi, seperti aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, serta mitra resmi penjualan tiket KAI.
“KAI berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan, sehingga perjalanan mudik Lebaran dapat berlangsung aman dan lancar, sejalan dengan semangat KAI Semakin Melayani,” pungkas Tohari.















