kabarutama.co – Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang pada Minggu (4/1/2026). Kunjungan ini merupakan langkah konkret untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pembentukan Satgas Kuala.
Pembentukan satuan tugas ini diproyeksikan menjadi garda terdepan dalam upaya pemulihan wilayah sekaligus pengamanan kawasan di titik-titik strategis Aceh.
Dalam keterangannya, Menhan Sjafrie menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Satgas Kuala diharapkan tidak hanya sekadar menjadi simbol pengamanan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi stabilitas sosial dan ekonomi warga lokal.
“Sinergi pusat dan daerah terus diperkuat demi pemulihan wilayah, pengamanan kawasan, serta kepastian langkah nyata bagi masyarakat,” ujar Sjafrie Sjamsoeddin dalam pernyataan resminya.
Berdasarkan arahan Presiden, terdapat tiga aspek krusial yang akan menjadi fokus kerja Satgas Kuala di wilayah Aceh Tamiang dan sekitarnya, Pemulihan Wilayah: Menata kembali kawasan yang memerlukan perhatian khusus pasca-konflik atau bencana.
Pengamanan Kawasan: Memastikan kedaulatan dan ketertiban di wilayah perairan maupun daratan tetap terjaga.
Kesejahteraan Masyarakat: Menjamin adanya kepastian langkah pemerintah yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di lapangan.
Kunjungan ini menandai komitmen Kabinet Merah Putih dalam melakukan percepatan pembangunan di daerah-daerah strategis melalui pendekatan keamanan dan kesejahteraan yang terintegrasi.
















