Blitar – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Blitar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman.
Peningkatan aktivitas rumah tangga selama libur panjang, penggunaan peralatan listrik, hingga perayaan malam pergantian tahun dinilai dapat memicu kebakaran jika tidak diantisipasi dengan baik.
Kasi Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo, mengatakan risiko kebakaran biasanya meningkat saat libur panjang karena banyak warga meninggalkan rumah dalam kondisi kosong.
“Sebelum bepergian, pastikan kompor sudah benar-benar mati, peralatan elektronik dicabut, serta regulator gas diperiksa dengan baik,” ujar Tedi.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan dekorasi Natal. Menurutnya, lampu hias yang tidak berstandar, instalasi listrik yang tidak rapi, serta penggunaan lilin yang diletakkan dekat benda mudah terbakar kerap menjadi penyebab kebakaran.
“Kami imbau masyarakat menggunakan lampu hias berstandar SNI, tidak menyalakan lampu hias secara terus-menerus, serta menempatkan lilin jauh dari bahan yang mudah terbakar,” jelasnya.
Selain itu, perayaan malam Tahun Baru dengan petasan dan kembang api juga menjadi perhatian khusus. Aktivitas tersebut dinilai berisiko tinggi, terutama jika dilakukan di kawasan padat penduduk.
“Hindari menyalakan petasan di lingkungan padat dan selalu awasi anak-anak saat perayaan malam Tahun Baru. Keselamatan harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Tedi menambahkan, Damkar Kabupaten Blitar akan tetap bersiaga selama periode libur Nataru guna mengantisipasi kemungkinan kejadian darurat. Meski demikian, ia menekankan peran aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya kebakaran.
“Libur Natal dan Tahun Baru seharusnya menjadi momen kebahagiaan bersama keluarga. Dengan kewaspadaan dan langkah pencegahan sederhana, kita berharap liburan berjalan aman, nyaman, dan terhindar dari musibah kebakaran,” pungkasnya.















