BLITAR – Seorang pria lanjut usia meninggal dunia setelah tertabrak kereta api saat melintas di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Senin (6/4/2026) pagi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di JPL 206 KM 128, tepatnya di Dusun Sendung, Desa Ngaglik. Korban diketahui bernama Nandam (74), warga Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.
Kapolres Blitar Kota AKBP Kafaris Triwijaya Lalo mengatakan, kecelakaan melibatkan kereta api Kertanegara dengan nomor lokomotif 167 B yang melaju dari arah Malang menuju Purwokerto.
“Sesampainya di lokasi, kereta api menabrak seorang pesepeda yang saat itu tengah menuntun sekaligus mengangkat sepeda kayuhnya saat hendak menyeberang dari arah selatan ke utara,” kata Kafaris.
Ia menjelaskan, perlintasan tersebut sebenarnya telah ditutup total dan tidak diperuntukkan bagi kendaraan maupun pejalan kaki.
“Namun korban tetap melintas di jalur tersebut sehingga terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujarnya.
Akibat benturan, korban terpental sekitar 15 meter dari titik tabrakan. Korban ditemukan dalam kondisi berhimpitan dengan sepeda yang dibawanya.
Petugas dari Polsek Srengat bersama Satlantas Polres Blitar Kota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi, serta mengamankan situasi di lokasi.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Srengat untuk dilakukan visum luar. Polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.
“Selama proses penanganan di lokasi, situasi berjalan aman dan lancar,” kata dia.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak melintasi perlintasan kereta api yang telah ditutup demi keselamatan bersama.
















