Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperkuat implementasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan selama Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026).
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan penguatan SP4N-LAPOR! merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan publik yang transparan, responsif, dan mudah diakses oleh masyarakat.
“Melalui SP4N-LAPOR!, pelanggan dapat menyampaikan aspirasi, pengaduan, maupun laporan dengan lebih mudah. Setiap aduan akan kami kelola secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Tohari, Jumat (26/12/2025).
Menurut Tohari, langkah tersebut juga sejalan dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan SP4N-LAPOR!. Regulasi tersebut mewajibkan penyelenggara pelayanan publik untuk mengintegrasikan pengelolaan pengaduan masyarakat secara nasional.
Ia menjelaskan, optimalisasi SP4N-LAPOR! difokuskan pada peningkatan pelayanan prima, kenyamanan penumpang, serta penguatan inovasi berbasis teknologi informasi. Umpan balik dari pelanggan dinilai menjadi bagian penting dalam evaluasi dan peningkatan layanan, terutama pada periode puncak arus libur akhir tahun.
“Dengan adanya sistem pengaduan yang terintegrasi, pengawasan layanan dapat dilakukan lebih efektif, sehingga mobilitas masyarakat selama Nataru dapat berjalan dengan aman dan lancar,” katanya.
KAI Daop 7 Madiun juga membuka akses informasi terkait SP4N-LAPOR! kepada masyarakat melalui kanal resmi, termasuk panduan penggunaan layanan tersebut.
Hal ini dilakukan untuk memastikan pelanggan memahami mekanisme penyampaian aspirasi dan pengaduan secara tepat. Tohari menegaskan, KAI Daop 7 Madiun akan terus melakukan pembenahan dan inovasi guna meningkatkan standar pelayanan publik.
“Kami berharap sinergi dengan SP4N-LAPOR! dapat memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan kereta api, khususnya selama Angkutan Natal dan Tahun Baru,” pungkasnya.















