MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 (Daop 7) Madiun melaksanakan pemeriksaan lintas dengan berjalan kaki atau walkthrough di jalur Talun–Garum sepanjang 8,2 kilometer. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi prasarana perkeretaapian tetap aman serta mendukung kelancaran perjalanan kereta api.
Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Deputy Vice President Daop 7 Madiun, Mohammad Kahfi, bersama tim yang menelusuri jalur dengan berjalan kaki.
Petugas memeriksa berbagai aspek prasarana seperti kondisi rel, bantalan, jembatan, saluran air, hingga titik-titik rawan yang berpotensi menimbulkan gangguan perjalanan.
Manajer Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menjelaskan bahwa kegiatan walkthrough merupakan langkah preventif untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api.
“Pemeriksaan langsung seperti ini membantu kami mengidentifikasi potensi bahaya sejak dini. Setiap temuan akan segera ditindaklanjuti agar perjalanan kereta api tetap aman, lancar, dan terkendali,” ujar Zainul.
Zainul menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang koordinasi lintas unit agar seluruh pihak di lapangan memiliki persepsi yang sama dalam menjaga keselamatan dan keandalan jalur.
“Keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional KAI. Budaya safety harus terus dibangun dan diterapkan di seluruh lini kerja,” tegasnya.
KAI Daop 7 Madiun berharap kegiatan pemeriksaan semacam ini dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di sepanjang lintasan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan kereta api.
















