Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus meningkatkan keandalan prasarana perkeretaapian dengan melakukan penggantian bantalan rel di sejumlah titik strategis. Salah satu pekerjaan terbaru dilakukan di petak jalur antara Stasiun Geneng dan Stasiun Ngawi.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api.
“Penggantian bantalan rel ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan standar keselamatan. Kami menggunakan kombinasi bantalan beton dan sintetis sesuai kebutuhan teknis di lapangan,” ujar Tohari, Rabu (8/4).
Ia menjelaskan, pada Selasa (7/4), penggantian bantalan dilakukan di jalur hilir Km 187+400 hingga Km 187+500. Pekerjaan kemudian dilanjutkan pada Rabu di lokasi yang sama, yakni Km 187+500 hingga Km 187+600.
Menurut Tohari, bantalan beton digunakan pada jalur utama karena memiliki kekuatan tinggi dan mampu menahan beban berat dalam jangka panjang. Sementara itu, bantalan sintetis dimanfaatkan di area tertentu seperti jembatan karena lebih fleksibel dan mampu meredam getaran.
Sepanjang 2025, KAI Daop 7 Madiun telah merealisasikan penggantian bantalan sintetis di jembatan sebanyak 1.707 batang atau mencapai 100 persen dari target. Adapun pada 2026, KAI menargetkan penggantian bantalan beton sebanyak 7.920 batang, dengan realisasi hingga 8 April mencapai 1.649 batang.
“Program ini diharapkan dapat terealisasi sepenuhnya hingga akhir 2026,” katanya.
Selain meningkatkan keselamatan, penggunaan bantalan sintetis juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan terhadap prinsip keberlanjutan. Material tersebut dinilai lebih ramah lingkungan karena dapat didaur ulang dan mengurangi penggunaan kayu alami.
KAI Daop 7 Madiun memastikan program peningkatan prasarana akan terus dilakukan secara bertahap guna menjaga keandalan layanan transportasi kereta api.
“Dengan infrastruktur yang semakin andal, kami memastikan perjalanan kereta api tetap aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” ujar Tohari.














