Kediri – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Kediri mengintensifkan patroli dan pemantauan sejumlah ruas jalan di Kediri yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan infrastruktur, terutama di tengah peningkatan volume kendaraan saat musim mudik Idulfitri.
Sejumlah titik yang menjadi fokus pemantauan di antaranya Jalan Lawu Pare dan Jalan Raya Pare–Papar. Dari hasil pengecekan di lapangan, petugas menemukan beberapa lubang jalan dan kerusakan permukaan yang dinilai cukup membahayakan, khususnya bagi pengendara roda dua.
Sebagai langkah awal penanganan, petugas memberikan tanda berupa cat semprot warna putih (pilok) di sekitar titik jalan berlubang. Penandaan tersebut bertujuan meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan, terutama saat malam hari atau ketika arus lalu lintas padat.
Kasat Lantas Polres Kediri, AKP Mega Satriatama, melalui Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), Ipda Gigih Prajongko, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari patroli rutin sekaligus pemetaan kondisi jalan menjelang pengamanan arus mudik.
“Kami melaksanakan patroli dan pemantauan kondisi infrastruktur jalan, mengidentifikasi serta memberikan tanda marking pada titik jalan berlubang yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” ujar Ipda Gigih, Jumat (20/2/2026).
Ia menambahkan, langkah ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif selama periode mudik Lebaran.
Satlantas Polres Kediri juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.
















