Kediri – Upaya pemulihan pascakebakaran di kantor Pemerintah Kabupaten Kediri terus dilakukan. Sejumlah pegawai, relawan, dan perwakilan dari berbagai instansi tampak bergotong royong membersihkan area terdampak kebakaran, Kamis (4/9/2025), dengan fokus menyelamatkan barang dan dokumen yang masih bisa digunakan.
Kepala Bagian Umum Setda Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, mengatakan bahwa kegiatan pembersihan ini menjadi langkah awal penting dalam proses pemulihan pascainsiden. Ia mengapresiasi keterlibatan banyak pihak yang datang membantu.
“Agenda hari ini adalah bersih-bersih, terutama menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan. Alhamdulillah, tidak terbakar arsip-arsip dari teman-teman bagian hukum. Bahkan dokumen organisasi dan perda-perda lama masih bisa diselamatkan,” ujar Mustika di lokasi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kegiatan tersebut melibatkan unsur dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Pekerjaan Umum (PU), komunitas lokal, guru, hingga relawan dari masyarakat umum.
Mustika menyebut keterlibatan lintas sektor ini menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan di tengah musibah.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran rekan-rekan dari berbagai instansi dan komunitas. Ini bukti bahwa semangat gotong royong masih sangat kuat,” tambahnya.
Penyelamatan dokumen dinilai krusial karena banyak arsip yang menjadi dasar administrasi pemerintahan dan pengambilan kebijakan di masa depan.
Sebelumnya, Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana mengajak masyarakat untuk turut serta dalam kegiatan pembersihan melalui selebaran yang disebar kepada publik. Aksi bersih-bersih lanjutan dijadwalkan pada Jumat, 5 September 2025, sebagai bagian dari upaya bersama memulihkan kantor Pemkab Kediri pascakebakaran dan kerusuhan yang terjadi pada Sabtu sebelumnya.














