Kediri – Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kediri bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri menggelar Bazar Pangan Murah Ramadan pada 7–8 Maret 2026 di GOR Jayabaya, Kota Kediri. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
Bazar tersebut merupakan hasil sinergi antara Bank Indonesia Kediri, Sub Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Kediri–Madiun, Pemerintah Kota Kediri, TPID Kota Kediri, serta Bulog Divre Kediri. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati.
Dalam kegiatan tersebut disediakan 1.500 paket sembako yang berisi beras premium 5 kilogram, gula 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Paket sembako ini dapat dibeli masyarakat dengan harga Rp90.000 per paket, lebih murah dibandingkan harga pasar.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Yayat Cadarajat, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan perbankan dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Bazar Pangan Murah Ramadan ini merupakan wujud nyata kolaborasi berbagai pihak untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga, khususnya pada momen Ramadan dan menjelang Idulfitri,” ujar Yayat.
Selain paket sembako, bazar juga menghadirkan area bazar distributor yang menjual berbagai komoditas pangan seperti telur ayam ras, cabai, bawang merah, serta aneka makanan dan minuman yang biasa dibutuhkan masyarakat untuk menyambut Idulfitri.
Pengunjung juga dapat memperoleh promo transaksi digital berupa diskon Rp10.000 dengan melakukan scan QRIS Rp1 serta diskon Rp15.000 jika melakukan pembayaran menggunakan QRIS Tap di lokasi bazar.
Tak hanya itu, Bank Indonesia Kediri juga menyediakan layanan penukaran uang rupiah melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) untuk memastikan ketersediaan uang rupiah yang layak edar dengan pecahan sesuai kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan menjelang Lebaran.
Dalam kegiatan ini juga tersedia berbagai layanan publik lainnya, seperti pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB), pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), layanan zakat dan infak, layanan administrasi kependudukan, hingga pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan pemerintah daerah terus bersinergi dengan Bank Indonesia serta berbagai pihak untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Menurutnya, bazar pangan murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
“Melalui kegiatan ini masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih murah. Kami juga mengimbau masyarakat untuk membeli sesuai kebutuhan agar pasokan tetap terjaga,” kata Vinanda.
Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama instansi terkait akan terus melakukan berbagai upaya pengendalian inflasi, termasuk melalui kegiatan pasar murah dan gerakan pangan murah selama Ramadan.
Dengan adanya bazar pangan murah tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang tanpa khawatir terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok.
















