kabarutama.co – Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan saat menghadiri Perayaan Natal Nasional 2024. Dalam pidatonya, Prabowo menyentil Ketua Dewan Pakar Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, terkait rekam jejaknya dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) di masa lalu.
Prabowo mulanya membahas tentang perjalanan politiknya yang panjang sebelum akhirnya terpilih menjadi Presiden kedelapan Republik Indonesia. Ia kemudian mengaitkan kegagalannya di masa lalu dengan posisi politik Luhut yang kala itu berada di kubu lawan.
“Saya ini empat kali ikut pemilu, tiga kali kalah. Soalnya waktu itu Pak Luhut nggak dukung saya sih,” ujar Prabowo yang langsung disambut gelak tawa para jemaat dan tamu undangan yang hadir.
Luhut Binsar Pandjaitan yang duduk di jajaran kursi pejabat negara tampak ikut tertawa mendengar seloroh mantan rekan sejawatnya di TNI tersebut. Sebagaimana diketahui, pada Pilpres 2014 dan 2019, Luhut merupakan sosok kunci di balik kemenangan Joko Widodo, rival utama Prabowo kala itu.
Meski disampaikan dengan nada kelakar, pernyataan Prabowo ini dipandang sebagai bentuk cairnya hubungan antara dua tokoh senior tersebut setelah kini berada dalam satu barisan pemerintahan. Prabowo menekankan pentingnya persatuan dan kerukunan nasional, terutama di tengah momentum perayaan besar keagamaan seperti Natal.
Dalam acara tersebut, Prabowo juga menyampaikan pesan perdamaian dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk meninggalkan sengketa politik masa lalu dan fokus membangun masa depan ekonomi Indonesia di bawah pengawasan dewan pakar yang dipimpin oleh Luhut.
















