Banyuwangi – Penyanyi cilik Farel Prayoga akhirnya angkat bicara terkait isu keuangan keluarga yang belakangan ramai diperbincangkan publik. Melalui sebuah video pernyataan, Farel menegaskan klarifikasi tersebut disampaikan tanpa paksaan dari pihak mana pun, demi meluruskan informasi agar polemik tidak semakin melebar.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, Farel Prayoga, penyanyi dangdut, pop, dan campursari asal Banyuwangi itu membuka pernyataannya dengan salam. Ia menyampaikan niatnya untuk berbicara langsung kepada publik guna menjelaskan berbagai isu yang berkembang terkait dirinya dan keluarga.
“Saya di sini tanpa paksaan dari siapa pun. Saya memang ingin berbicara sendiri karena masalah ini sudah terlalu jauh,” ujar Farel dalam video tersebut.
Farel mengaku merasa tidak nyaman dengan situasi yang terjadi, bahkan sempat merasa malu terhadap teman-temannya. Meski demikian, ia memilih untuk tetap memberikan klarifikasi karena merasa tidak ada lagi pihak lain yang dapat menjelaskan kondisi sebenarnya.
Dalam keterangannya, Farel menyebut telah menyampaikan dan menjelaskan situasi yang dialaminya kepada kedua orang tuanya. Ia menegaskan bahwa keputusan yang diambil merupakan hasil pertimbangan pribadi, dengan pendirian yang tetap untuk fokus menjalani hidup serta mengembangkan karier ke depan.
“Saya merasa di sini lebih nyaman, lebih terjaga, dan bisa lebih mengoptimalkan karier saya,” tuturnya.
Menanggapi isu keuangan yang mencuat, Farel menilai persoalan tersebut seharusnya tidak perlu dibesar-besarkan. Ia menyebut pihak yang bersangkutan selama ini telah banyak membantu, bahkan di luar kesepakatan atau kontrak kerja yang ada.
“Kalau masalah keuangan, sebenarnya tidak perlu dipermasalahkan. Di luar kontrak pun sudah sangat baik, termasuk membantu urusan keluarga,” katanya.
Farel juga mengungkapkan bahwa pencatatan keuangan selama ini dilakukan secara rapi. Menurutnya, setiap pekerjaan yang diterima selalu melalui komunikasi terlebih dahulu dengan orang tua, termasuk terkait bukti transfer dan kesepakatan kerja.
“Sebelum menerima pekerjaan, kami selalu ngobrol dulu. Bukti transfer juga ada dan itu diketahui,” tambahnya.














