KEDIRI — Upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Jawa dilakukan melalui kegiatan Gumbregahing Budaya Tumprap Gen Z yang digelar di Kabupaten Kediri. Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi sekaligus kompetisi budaya dengan memperebutkan Piala Penghageng Abdi Dalem Ngayogyakarta.
Beragam lomba bernuansa budaya Jawa dipertandingkan, mulai dari menyanyi tembang Jawa, pidato berbahasa Jawa, menulis aksara Jawa, hingga tari tradisional Jawa, baik kategori tunggal maupun kelompok. Para peserta yang didominasi generasi Z tampil percaya diri dan menunjukkan kreativitas dalam menginterpretasikan nilai-nilai budaya Jawa.
Dewan juri menetapkan Aulia Putri dan Melani Regina P sebagai juara lomba tembang Jawa. Untuk kategori pidato bahasa Jawa diraih oleh Naila. Sementara juara menulis aksara Jawa diraih Marsya Aprilia Nuraini dan Bella Ayu Wulandari. Pada kategori tari tunggal, juara diraih A. Fika, Mahira Hasna Kamila, dan Tiara Aisyah Rahmawati. Adapun juara tari kelompok diraih Sanggar Tari Sekar Kantil.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ahmad Ahla, anggota DPRD Kabupaten Kediri. Ia mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan pelestarian budaya yang melibatkan generasi muda. Menurutnya, kegiatan semacam ini penting untuk membangun karakter generasi muda agar tetap berakar pada nilai-nilai budaya lokal di tengah arus globalisasi.
Melalui Gumbregahing Budaya Tumprap Gen Z, penyelenggara berharap generasi muda semakin bangga terhadap budaya Jawa serta berperan aktif menjaga dan melestarikan warisan budaya adiluhung agar tetap hidup dan berkembang seiring perubahan zaman.















