Kediri – Inter Kediri mengawali langkahnya di babak penyisihan Grup G Liga 4 Jawa Timur musim 2025–2026 dengan hasil positif. Bertanding di Lapangan Ngronggo, Kota Kediri, Kamis (11/12/2025), Laskar Panji berhasil menundukkan Madiun Putra dengan skor meyakinkan 2–0. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi skuad besutan Dany Saputra untuk menghadapi laga-laga berikutnya dalam kompetisi kasta amatir tersebut.
Sejak peluit awal dibunyikan, Inter Kediri tampil percaya diri dan berupaya menguasai tempo permainan. Upaya agresif tersebut membuahkan hasil ketika pertandingan memasuki menit ke-28. Penyerang senior Qischil Gandrum Minny sukses memecah kebuntuan lewat sepakan terukur yang tidak mampu dijangkau kiper Madiun Putra. Gol ini membuat Inter Kediri unggul 1–0 dan semakin meningkatkan ritme permainan tim.
Menjelang berakhirnya babak pertama, Inter Kediri kembali memperoleh peluang emas. Wasit menunjuk titik putih setelah pemain belakang Madiun Putra melakukan pelanggaran di area terlarang. Roger Bhicario yang dipercaya sebagai eksekutor menuntaskan tugasnya dengan baik pada menit ke-42. Tendangan penaltinya membawa Inter Kediri memperlebar keunggulan menjadi 2–0, yang bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Madiun Putra meningkatkan intensitas serangan. Tekanan demi tekanan dilancarkan untuk memperkecil ketertinggalan. Pelatih Inter Kediri, Dany Saputra, mengakui bahwa timnya cukup kesulitan keluar dari tekanan tersebut. Menurutnya, para pemain masih terbawa alur permainan lawan sehingga ritme Inter Kediri menurun dibandingkan babak pertama.
“Alhamdulillah kita bisa meraih poin penuh. Namun kami mengakui, Madiun Putra merupakan tim yang kuat dan berhasil menekan kami di babak kedua,” ujar Dany seusai pertandingan. Ia menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras para pemain, namun sekaligus mengingatkan pentingnya evaluasi untuk laga berikutnya.
Dany yang pernah memperkuat Persija dan Persik Kediri itu menilai masih banyak aspek yang perlu diperbaiki. Salah satunya ialah penyelesaian akhir yang belum maksimal serta ketenangan pemain ketika menghadapi tekanan. “Selain finishing, pemain juga masih terbawa permainan lawan. Itu terbukti di babak kedua kita justru lebih tertekan, dan pemain tidak bisa keluar dari tekanan lawan,” ungkapnya.
Meski demikian, pelatih berusia 38 tahun tersebut tetap menilai kemenangan ini sebagai pencapaian yang patut disyukuri. Menurutnya, kemenangan perdana selalu penting untuk membangun kepercayaan diri dan motivasi tim yang masih berproses menghadapi ketatnya kompetisi Liga 4 Jawa Timur.
Kemenangan ini membuat Inter Kediri mengantongi tiga poin berharga dan membuka peluang untuk lolos dari fase grup. Dany berharap timnya dapat konsisten dan menunjukkan perkembangan positif pada laga-laga mendatang.
Inter Kediri dijadwalkan kembali tampil pada Sabtu, 13 Desember 2025, di Lapangan Ngronggo. Mereka akan berhadapan dengan Sinar Harapan pada pukul 15.00 WIB. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Laskar Panji untuk melanjutkan tren positif sekaligus memperbaiki catatan permainan yang dinilai masih perlu pembenahan.
















