KEDIRI – Menjelang laga tandang menghadapi PSIM Yogyakarta dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026, Persik Kediri terus mematangkan persiapan. Fokus utama tim berjuluk Macan Putih kali ini adalah meningkatkan agresivitas serangan demi meraih hasil maksimal di markas Laskar Mataram pada Jumat, 31 Oktober 2025 mendatang.
Pelatih Persik Kediri, Ong Kim Swee, mengatakan jeda waktu latihan yang ada akan dimanfaatkan untuk memperbaiki efektivitas serangan timnya. Ia menilai peningkatan daya dobrak menjadi kunci penting untuk membawa Persik naik ke posisi lebih baik di klasemen sementara.
“Kami fokus memperbaiki agresivitas serangan agar bisa lebih tajam di depan. Ini penting untuk menuai hasil positif dan memperbaiki posisi kami di klasemen,” ujar Ong Kim Swee, Senin (27/10/2025).
Meski menyadari PSIM saat ini berada di posisi yang lebih baik di klasemen, pelatih asal Malaysia itu menegaskan bahwa Persik tidak akan gentar dan siap memberikan perlawanan maksimal di laga nanti.
“Ya, mereka berada dalam situasi yang lebih baik, berada di klasemen yang juga lebih baik dari kita. Tetapi itu bukan alasan bagi kami untuk tidak memberi perlawanan. Kami akan berjuang untuk mencuri kemenangan,” tegasnya.
Selain menyoroti peningkatan serangan timnya, Ong Kim Swee juga mengakui kekuatan lini depan PSIM yang dihuni pemain-pemain berkualitas seperti Ze Valente dan Ezequiel Vidal. Meski begitu, ia menegaskan bahwa fokus Persik bukan hanya pada individu lawan, melainkan pada keseluruhan permainan tim.
“Kita tidak bisa hanya memikirkan satu pemain seperti Ze Valente. PSIM punya banyak pemain bagus, termasuk Vidal dan lainnya. Jadi kita harus fokus menghadapi mereka sebagai satu kesatuan tim,” tambahnya.
Pertandingan antara PSIM Yogyakarta vs Persik Kediri diprediksi berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama berambisi untuk memperbaiki posisi di papan klasemen BRI Super League musim ini.















