Kamis, Juli 2, 2026
kabarutama.co
No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA
No Result
View All Result
kabarUtama.co
Home Ekonomi Bisnis

Republik Durian Farm Blitar, Wisata Edukasi Petik Durian

redaksi by redaksi
26/12/2024
in Ekonomi Bisnis
0

Blitar– Republik Durian Farm yang berlokasi di Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, menjadi salah satu destinasi wisata edukasi baru yang menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah. Didirikan oleh Anna Luthfie, adik dari tokoh nasional Anas Urbaningrum, tempat ini menawarkan pengalaman unik berupa edukasi dan petik buah durian langsung dari pohonnya.

Berlokasi di lahan seluas 4 hektare, Republik Durian Farm menghadirkan suasana perkebunan durian dengan berbagai varietas premium. Beberapa jenis durian unggulan yang tersedia di tempat ini meliputi Super Tembaga, Black Tone, Musangking, dan Bawor. Meskipun merupakan durian kelas premium, harga yang ditawarkan lebih murah hingga 50 persen dibandingkan harga di pasaran.

Baca Juga :

Libur Sekolah, 106 Ribu Penumpang Padati Daop 7 Madiun, KAI Minta Penumpang Datang Lebih Awal

Musim Kemarau Tiba, KAI Daop 7 Madiun Imbau Warga Tidak Bakar Rumput di Dekat Jalur Kereta

“Kami memastikan hanya durian yang matang di pohon yang kami jual. Jika ada konsumen merasa kurang puas dengan rasa durian yang mereka beli, kami siap menggantinya. Kami mengutamakan kualitas dan kepuasan konsumen,” kata Anna Luthfie Kamis (26/12/2024).

Lima tahun lalu, Anna Luthfie memulai perjalanan ini dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur yang sebelumnya tidak produktif di Desa Ngaglik. Kini, ia berhasil mengelola kebun dengan total 116 pohon durian yang setiap musim panen mampu menghasilkan hingga 1 kuintal buah per pohon.

“Kami ingin masyarakat bisa menikmati durian berkualitas dengan harga yang terjangkau. Misalnya, durian Bawor di sini dijual 100 ribu per buah, padahal di Jakarta harganya bisa mencapai 250 ribu. Untuk Musangking, kami jual 250 ribu, sementara Black Tone dihargai 300 ribu, jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran yang bisa mencapai 600 ribu,” tambahnya.

Agro eduwisata ini semakin populer setelah mendapat sorotan dari mantan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang mempromosikan Republik Durian Farm di media sosial.

Salah satu pengunjung, Budiman, mengaku tertarik berkunjung setelah melihat video promosi tersebut.

“Saya penasaran karena sempat viral di TikTok dan Instagram. Ketika datang ke sini, ternyata suasananya sangat menyenangkan, banyak pohon durian, dan kita bisa memilih sendiri buahnya langsung dari kebun,” katanya.

Wisatawan yang datang ke Republik Durian Farm tidak hanya menikmati durian berkualitas, tetapi juga mendapatkan pengalaman edukatif. Mereka dapat mempelajari proses budidaya durian, melihat langsung cara pemilihan buah yang matang, hingga merasakan suasana perkebunan yang asri.

“Melihat langsung durian di pohonnya itu memberikan kepuasan tersendiri. Kita lebih yakin dengan kualitas buah yang kita beli,” tambahnya.

Dengan semakin meningkatnya jumlah wisatawan, Anna Luthfie berharap Republik Durian Farm dapat menjadi inspirasi bagi pengelolaan agro eduwisata lainnya di Indonesia.

“Kami ingin menjadikan tempat ini tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat edukasi tentang budidaya durian. Harapannya, bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,” tutup Anna.

Republik Durian Farm kini menjadi bukti nyata bahwa pemanfaatan lahan secara kreatif dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjadi daya tarik wisata. Bagi para pecinta durian, destinasi ini tentu tidak boleh dilewatkan.

Tags: blitardurianrepublik durian

Related Posts

Ekonomi Bisnis

Libur Sekolah, 106 Ribu Penumpang Padati Daop 7 Madiun, KAI Minta Penumpang Datang Lebih Awal

01/07/2026
Ekonomi Bisnis

Musim Kemarau Tiba, KAI Daop 7 Madiun Imbau Warga Tidak Bakar Rumput di Dekat Jalur Kereta

28/06/2026
Ekonomi Bisnis

Gempa M5,6 Guncang Pacitan, KAI Pastikan Jalur Daop 7 Madiun Aman dan Perjalanan KA Kembali Normal

27/06/2026
Ekonomi Bisnis

20 Awak KPJR Ikuti Diklat Refreshing, KAI Daop 7 Perkuat Budaya Keselamatan Perkeretaapian

27/06/2026
Ekonomi Bisnis

Libur Sekolah Dongkrak Volume Penumpang KAI Daop 7 Madiun, Didukung Diskon Tiket 30 Persen

26/06/2026
Ekonomi Bisnis

Libur Sekolah Dongkrak Volume Penumpang KAI Daop 7 Madiun, Didukung Diskon Tiket 30 Persen

26/06/2026
Next Post
Peningkatan Penumpang saat Libur Tahun Baru, KAI Batasi Barang Bawaan

Peningkatan Penumpang saat Libur Tahun Baru, KAI Batasi Barang Bawaan

POPULAR NEWS

Sungai Brantas Dipladu, Seorang Pria di Blitar Meninggal Dunia saat Mencari Ikan

27/04/2025

Polwan Blitar Kota Digerebek di Hotel Batu, Diduga Bersama Anggota DPRD

20/10/2025

Warga Wonodadi Blitar Demo Kantor Desa, Tolak Lapangan Sepak Bola Dibangun KDMP

13/01/2026

Ketahuan Curi Motor di Ponggok Blitar, Warga Garum Dihajar Massa Sampai Babak Belur

23/04/2025

Kredit Fiktif di Bank BUMN Pare, Kejari Kab Kediri Jebloskan Tiga Tersangka ke Penjara

07/07/2025

EDITOR'S PICK

Bawa Timnas Indonesia U-17 Lolos Piala Dunia, Berikut Profil Nova Arianto

08/04/2025

Aktor Pembuat Surat Palsu KPK Belum Terungkap, Ratusan Masa FPMN Aksi Unjuk Rasa di Kantor DPRD dan Pemkab Blitar

19/11/2024

KAI Daop 7 Madiun Luncurkan Program Railpoint, Pelanggan Bisa Tukar Poin Jadi Tiket Kereta

19/11/2025

Ratusan Ribu Ekstasi Terkuak dari Kecelakaan di Tol Lampung, Bareskrim Tetapkan MR sebagai Tersangka

26/11/2025
kabarutama.co

© 2024 KABARUTAMA.CO

HUBUNGI KAMI

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

IKUTI KAMI

No Result
View All Result
  • HOME
  • UTAMA
  • POLITIK
  • PERISTIWA
  • HUKUM DAN KRIMINAL
  • EKONOMI BISNIS
  • BUDAYA
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • GAYA HIDUP
  • OLAH RAGA

© 2024 KABARUTAMA.CO