Madiun, Kabarutama – Ingin berwisata ke Madiun tanpa repot mengatur transportasi dan tiket masuk destinasi? PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun membuka program Open Trip Rail Tour Madiun dengan tarif Rp350.000 per orang. Perjalanan wisata tematik ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 28 Oktober 2026, dengan sejumlah destinasi wisata dan kuliner yang masuk dalam paket perjalanan.
Program ini menjadi bagian dari upaya KAI Daop 7 Madiun untuk mendukung pengembangan pariwisata daerah melalui integrasi transportasi kereta api dengan destinasi wisata lokal.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan program Rail Tour Jawa Timur dikembangkan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menghadirkan pengalaman wisata yang nyaman, edukatif, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Program ini adalah bentuk kolaborasi lintas sektor yang sangat kami banggakan. Kami mengundang masyarakat, komunitas, hingga instansi pendidikan untuk merasakan pengalaman berwisata dengan cara yang berbeda, seru, sekaligus edukatif melalui open trip ini,” ujar Tohari, Sabtu (10/10/2026).
Dalam paket Open Trip Rail Tour Madiun tersebut, peserta akan diajak mengunjungi sejumlah destinasi, mulai dari wisata alam hingga pusat aktivitas dan kuliner di Madiun.
Berikut destinasi yang tercantum dalam program:
– Telaga Sarangan.
– Sentra Kerajinan Kulit.
– Pahlawan Street Center.
– Madiun City Tour menggunakan “Mabour”.
– Wisata kuliner dan pusat oleh-oleh.
Dengan tarif Rp350.000 per orang, paket ini mencakup tiket kereta api pulang-pergi (PP), pemandu wisata (tour guide), angkutan lanjutan (feeder), serta tiket masuk tempat wisata.
Untuk perjalanan keberangkatan, peserta menggunakan KA Malabar, sedangkan perjalanan kembali menggunakan KA Matarmaja.
KAI Daop 7 Madiun menyediakan sejumlah titik keberangkatan untuk memudahkan masyarakat mengikuti program tersebut.
Peserta dapat memulai perjalanan dari Stasiun Blitar, Tulungagung, Kediri, Kertosono, atau Nganjuk.
Adanya beberapa pilihan titik keberangkatan ini memungkinkan calon peserta menyesuaikan perjalanan dari stasiun yang tersedia dalam program.
Masyarakat yang berminat mengikuti perjalanan wisata ini dapat mendaftar melalui dua cara, yakni memindai kode batang (barcode) pada materi publikasi resmi KAI Daop 7 Madiun atau menghubungi tim pemasaran KAI Daop 7 Madiun melalui nomor 0811-2021-0007.
Calon peserta disarankan mengonfirmasi ketersediaan kuota, ketentuan pendaftaran, serta detail jadwal perjalanan kepada pihak penyelenggara sebelum melakukan pembayaran.
KAI Daop 7 Madiun mulai menjalankan program *Rail Tour Jawa Timur* sejak 30 Oktober 2025. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan 12 pemerintah daerah di Jawa Timur, meliputi Magetan, Ngawi, Kota dan Kabupaten Madiun, Nganjuk, Jombang, Kota dan Kabupaten Kediri, Tulungagung, serta Kota dan Kabupaten Blitar.
Kolaborasi ini melibatkan dinas pariwisata serta dinas komunikasi dan informatika di daerah terkait.
Menurut Tohari, pemanfaatan kereta api sebagai moda transportasi wisata diharapkan dapat memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat sekaligus membantu menggerakkan aktivitas ekonomi di sekitar destinasi wisata.
“PT KAI Daop 7 Madiun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan program Rail Tour ini sebagai sarana berlibur bersama keluarga maupun rekan kerja. Dengan memilih transportasi kereta api untuk berwisata, masyarakat tidak hanya mendapatkan pengalaman liburan yang aman dan bebas macet, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung UMKM wisata lokal serta menciptakan ekosistem pariwisata yang ramah lingkungan,” tutur Tohari.
Melalui program ini, KAI Daop 7 Madiun berharap jaringan perkeretaapian tidak hanya menjadi sarana mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi penghubung menuju destinasi wisata, budaya, dan kuliner di Jawa Timur.















