Blitar – Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Blitar menggelar pengukuhan pengurus sekaligus turnamen catur tingkat terbatas di Gedung Kusuma Wicitro, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di tengah belum jelasnya pencairan anggaran pembinaan olahraga melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Ketua Umum Percasi Kota Blitar, Mohammad Trijanto, mengatakan kegiatan tersebut menjadi upaya menjaga keberlangsungan pembinaan atlet meski dukungan anggaran belum terealisasi.
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa olahraga tetap bisa berjalan meskipun anggaran belum turun. Namun, pembinaan seharusnya tidak dibiarkan berjalan sendiri,” ujarnya.
Menurut dia, kondisi internal KONI yang belum sepenuhnya solid turut memengaruhi tersendatnya penyaluran dukungan kepada cabang olahraga. Dinamika antara pihak eksekutif dan KONI disebut masih menjadi kendala utama.
Di sisi lain, Percasi Kota Blitar tetap melanjutkan konsolidasi organisasi, termasuk memperkuat struktur hingga tingkat kecamatan serta menyusun program pembinaan atlet.
Wakil Ketua Pengurus Provinsi Percasi Jawa Timur, Samsul Bahri, menekankan pentingnya soliditas organisasi dalam mendukung prestasi atlet. Menurut dia, pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci utama dalam mencetak atlet berprestasi.
Ia menambahkan, tanpa dukungan sistem yang kuat, target prestasi akan sulit tercapai meski semangat pembinaan tetap ada.
Kondisi tersebut mencerminkan tantangan yang dihadapi sejumlah cabang olahraga di daerah, khususnya terkait kepastian dukungan anggaran. Turnamen yang digelar Percasi Kota Blitar pun tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pembinaan di tengah keterbatasan.
















